Jumat, 17 Agustus 2012

Suku Xingu, Suku Telanjang di Pedalaman Amazon ( Video )

ARTIKEL ZAMRUD HIJAU | Suku Xingu adalah suku pedalaman yang bertempat tinggal di amazon sejak berabad-abad. Suku ini mempunyai keunikan tersendiri dibanding dengan suku-suku lain di amazon yaitu semua orang yang ada di dalam suku tersebut telanjang alias tidak mengenakan pakaian sehelai pun.

http://www.bilogizma.blogspot.com/2012/06/suku-xingu-suku-telanjang-di-pedalaman.html

Hutan Amazon merupakan salah satu hutan tropis di dunia yang terdapat di benua Amerika. Hutan Hujan Tropis Amazon adalah hutan tropis yang terluas di dunia dengan ukuran 5.200.000 km2. Sekitar dua pertiga hutan hujan tropis Amazon berada di Brazil, sebagian hutan ini mencakup beberapa negara yaitu Bolivia, Peru, Ecuador, Kolumbia, dan Venezuela.

Hutan Amazon memiliki beragam jenis flora dan fauna serta mempunyai biodiversitas yang tinggi. Tajuk kanopi berukuran tinggi antara 20 - 50 m, ini merupakan pohon-pohon pada starta teratas. Jumlah Jenis pohon dalam satu hektar dapat ditemukan lebih dari 280 jenis pohon. Selain jenis floa yang beragam terdapat juga berbagai fauna khas dari hutan Amazon.

Di dalam hutan Amazon terdapat sebuah sungai yang besar dan panjang diberi nama sama seperti hutannya yaitu Sungai Amazon. Di sekitar Sungai hidup sejenis ular besar yang namannya "Ular Anaconda" dapat mencapai panjang 9 meter. Di dalam Film diceritakan bahwa ular ini memangsa manusia dengan cara melilit mangsanya sehingga tidak berdaya dan menelannya.
ular anakonda

Namun hal yang lebih menarik di tengah Hutan Amazon ini terdapat Suku Xingu yang masih hidup tanpa menggunakan pakaian. Walaupun kehidupan mereka sudah menggunakan teknologi tetapi budaya dan ciri khas dari suku ini masih tetap dipertahankan.

suku xingu hutan amazon
Kehidupan mereka sehari-hari sudah menggunakan teknologi canggih seperti televisi, parabola, dan lain sebagainya tetapi tetap saja tidak menggunakan pakaian sebagai budaya asli mereka.

Ada yang membaca menggunakan kacamata karena penglihatannya sudah mulai kabur. Ini menunjukan bahwa mereka sudah mengenal dan mempergunakan peralatan seperti layaknya manusia moderen.





Upacara-upacara yang dilakukan suku xingu sebagai adat dan tradisi terus dipelihara dan dilestarikan.


suku xingu amazon
Tubuh suku di hutan Amazon ini diwarnai dengan berbagai macam alat dan bahan tradisonal. Menurut mereka mewarnai tubuh adalah suatu cara untuk memberi perbedaan antara mereka dengan hewan, itulah kepercayaan yang mereka anut.

Wanita muda kakinya harus diberi tanda dengan menggunakan alat dan digaruk hingga mengeluarkan darah.



Untuk mencapai lokasi tempat tinggal mereka harus menggunakan pesawat terbang atau pun melewati sungai yang cukup jauh.

  

Itulah sekilas suku xingu yang hidup di tengah-tengah hutan hujan tropis Amazon. Mereka masih memelihara adat dan tradisi kehidupan mereka, sebagai sesuatu hal yang unik banyak menjadi perhatian berbagai media dan menjadi hal yang menarik untuk para turis.

sumber