Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2012

All About OPOR AYAM!





Sampai saat ini, tidak ada satupun peneliti kuliner dan referensi yang bisa menjelaskan "opor ayam" itu berasal dari mana, sejak kapan ada di Indonesia, siapa penemunya, siapa peramu awalnya, mulai kapan menyebar hampir di seluruh wilayah Nusantara, tidak seorangpun yang tahu, hanya disebutkan "resep warisan leluhur". Praduga inipun hanya berdasarkan imajinasi saya sendiri, didasari beberapa referensi baik ilmiah maupun fiksi ilmiah, sehingga tulisan ini lebih merupakan fiksi ilmiah daripada suatu hasil penelitian ilmiah yang sahih dan akurat.



Dari warnanya jelas terlihat kuning. Sebenarnya opor di Jawa terdiri dari 2 macam, opor putih dan opor kuning. Opor putih di sini lebih banyak diminati oleh kalangan emak-emak (sebutan), yaitu para wanita Tionghoa yang sudah membaur dengan kebiasaan setempat mengenakan baju kurung (bukan kebaya) dan sarung selayaknya penduduk setempat.



Penampilan unik ini hanya ada di Jawa. Inilah yang disebut emak-emak atau golongan Tionghoa babah. Sebutan Tionghoa babah adalah golongan yang sudah berasimilasi dan berbaur dengan penduduk lokal, sementara Tionghoa totok adalah golongan yang baru datang dari China dan belum berbaur.



Sementara opor kuning, biasa dimasak oleh penduduk asli dengan menambahkan kunyit, dengan alasan "luwih ayu" (lebih cantik), tidak pucat dan lebih menyehatkan badan karena kunyit sebagai penyeimbang santan. Seperti diketahui bahwa fungsi kunyit sangat baik untuk kesehatan tubuh. Makna warna kuning diasosiasikan dengan emas, yang berkonotasi kemakmuran dan kemakmuran.

Opor ayam sendiri biasanya dibuat menggunakan ayam kampug atau ayam negeri, yang pasti rasanya lebih menang ayam kampung. Tetapi itu semua tergantung selera masing-masing, bicara ayam kampung kita harusnya tau dulu asal-usul ayam asli Indonesia ini.



Spoiler for penampakan:
kaskus-forum.blogspot.com - Tentang Opor Ayam




Sejarah Perkembangan

Sejarah ayam kampung dimulai dari generasi pertama ayam kampung yaitu dari keturunan ayam hutan merah (Gallus gallus). Jenis ayam kampung sudah dikenal sejak zaman Kerajaan Kutai. Pada saat itu, ayam kampung merupakan salah satu jenis persembahan untuk kerajaan sebagai upeti dari masyarakat setempat. Keharusan menyerahkan upeti menyebabkan ayam kampung selalu diternakan oleh warga kampung dan menyebabkan ayam kampung tetap terjaga kelestariannya. Di samping itu, ayam kampung memang sesuai dengan selera masyarakat setempat. Kebiasaan beternak ayam kampung tersebutlah yang menyebabkan ayam ini mudah dijumpai di tanah air.



Varietas

Ayam kampung mempunyai banyak varietas dan spesies, beberapa di antaranya yang penting yaitu :



Spoiler for Ayam Kedu:
1. Ayam Kedu

Ayam kedu merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Magelang dan Temanggung atau eks. Kersidenan Kedu (Jawa Tengah). Berdasarkan penampilan warnanya, ayam kedu dapat dibedakan menjadi empat jenis sebagai berikut.

a. Ayam Kedu Hitam

b. Ayam Kedu Cemani

c. Ayam Kedu Putih

d. Ayam Kedu Merah


Spoiler for Ayam Nunukan:
2. Ayam Nunukan

Ayam nunukan disebut juga ayam Tawao. Ayam ini merupakan ayam lokal yang berkembang dipulau Tarakan, Kalimantan Timur. Ayam nunukan diperkirakan berasal dari Cina. Karakteristik ayam nunukan adalah warna bulunya merah cerah atau merah kekuning-kuningan, bulu sayap dan ekor tidak berkembang sempurna. Sementara paruh dan kakinya berwarna kuning atau putih kekuning-kuningan dengan jengger dan pial berwarna merah cerah. Jenggernya berbentuk wilah dan bergerigi delapan.


Spoiler for Ayam Pelung:
3. Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi (Jawa Barat). Ayam pelung memiliki sosok tubuh besar dan tegap, temboloknya tampak menonjol. Kakinya panjang, kuat, dan pahanya berdaging tebal. Ayam pelung jantan memiliki Jengger berbentuk wilah yang besar, tegak, bergerigi nyata dan berwarna merah cerah




Spoiler for 4. Ayam Sumatra:
4. Ayam Sumatra

Ayam Sumatra merupakan ayam lokal dari Sumatra Barat. Penampilan perawakannya tegap, gagah ,tetapi ukuran tubuhnya kecil. Ayam Sumatra jantan berkepala kecil, tetapi tengkoraknya lebar. Pipinya penuh (padat), keningnya tebal, dan pialnya menggantung ke bawah. Paruh ayam Sumatra umumnya pendek dan kukuh berwarna hitam, dengan cuping kecil dan berwarna hitam. Ayam Sumatra memiliki jengger berbentuk wilah dan berwarna merah. Kulit muka juga berwarna merah atau hitam, ditumbuhi bulu halus yang jarang.


Spoiler for Ayam Belenggek:
5. Ayam Belenggek

Ayam belenggek berasal dari Sumatra Barat, tepatnya dipedalaman Kabupaten Solok. Ayam ini pandai berkokok dengan suara yang merdu dan iramanya bersusun-susun, panjang sampai terdiri atas 6-12 suku kata. Semakin panjang suku katanya, semakin panjang kokoknya


Spoiler for Ayam Gaok:
6. Ayam Gaok

Ayam gaok bersal dari madura dan Pulau Puteran, Kabupaten Sumenep. Keistimewaan ayam gaok yaitu kokoknya memiliki suara panjang yang hampir sama dengan ayam pelung yang terdapat di Cianjur (Jawa Barat). Ayam Gaok jantan dewasa memiliki bobot badan mencapai 4 Kg, sedangkan yang betina 2 - 2,5 Kg.


Kemudian setelah mengetahui sejarah ayam kampung,berikutnya adalah resep membuat opor ayam:
Bahan Untuk Resep Opor ayam :


1/2 kg ayam
1 butir kelapa
10 buah bawang merah
3 siung bawang putih
5 butir kemiri
1/2 sendok makan ketumbar
1/4 sendok makan jintan
1/4 sendok makan merica
1 cm laos
2 lembar daun salam
1 batang sereh
1/2 sendok makan gula merah
garam dan ketupat secukupnya


Cara membuat Opor ayam :


Bersihkan ayam lalu potong-potong, cicihkan.
Parut kelapa, peras hingga menghasilkan santan kental dan santan cair, sisihkan.
Haluskan semua bumbu kecuali sereh, daun salam dan laos.
Masukkan santan cair dalam panci, tambahkan bumbu halus, aduk rata hingga mendidih.
Masukkan daging ayam, tuangi dengan santan kental.
Masak hingga daging ayam matang.
Sajikan dengan ketupat.




Baca Selengkapnya....!!

Minggu, 12 Agustus 2012

Resep Masakan Sayur Ketupat Lebaran dan Lontong (Komplit)

Ramadhan sudah memasuki hari ke-8 tidak terasa memang di bulan suci ini kita semua berserah diri, Resep Ketupat Lebaran sudah tidak asing lagi di telinga. Akan tetapi tidak banyak ibu-ibu yang mengerti dan paham betul bagaimana membuat ketupat yang enak, legit, padat, tahan lama dan pasti berhasil seperti yang pernah kami coba.
Pertama-tama Tim Resep Nasi Liwet Instan akan memberikan Resep Masakan aneka sayur yang biasa menemani ketupat di hari raya idul fitri, baik sayur kari, sayur cabe, sayur lodeh, opor ayam, sayur betawi dan lain sebagainya.


Bahan Resep Ketupat Sayur Betawi :
2 sdm minyak goreng

500 gram pepaya muda, kupas, potong bentuk korek api

10 lonjor kacang panjang, potong 3 cm

3 sdm ebi kering

1,5 liter santan dari 2 butir kelapa

2 batang serai, memarkan

3 cm lengkuas, memarkan

2 lembar daun salam

1 sdm kaldu bubuk rasa ayam
Haluskan :
7 cabai merah besar

8 butir bawang merah

3 siung bawang putih

1 sdt terasi goreng

1 sdt garam dan 1/2 sdt merica bubuk
Pelengkap :
ketupat, bawang goreng dan kerupuk
Cara Membuat Ketupat Sayur Betawi:
Panaskan minyak goreng,

tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum,

masukkan ebi, santan, serai, lengkuas, daun salam, didihkan.

Setelah mendidih masukkan pepaya muda, masak hingga lunak,

tambahkan kacang panjang, dan kaldu bubuk rasa ayam.

Masak sebentar, angkat.

Siapkan mangkuk isi dengan ketupat sayur lodeh,

taburi dengan bawang goreng dan kerupuk.

Sajikan hangat.
Untuk : 8 orang
Alternatif lainnya untuk menemani Ketupat Lebaran yang dibuat secara spesial dari Beras Putih Pandan Wangi (untuk yang ingin mencoba beras merah 1001 juga menyediakannya) yang akan menghasilkan Ketupat yang legit dan harum serta tahan lama.
RESEP MASAKAN LEBARAN TERBARU OPOR AYAM KETUPAT SPESIAL ENAK MENEMANI MAKANAN HARI RAYA IDUL FITRI 2012. GA LENGKAP RASANYA KALAU LEBARAN TANPA SAYUR DAN GULAI OPOR AYAM DITEMANI KETUPAT LEBARAN/LONTONG/TIPAT.
BAHAN :
1/2 kilogram ayam paling bagus jika pakai ayam kampung muda

1 buah kelapa (diparut ambil santannya)

3 siung bawang putih

11 buah bawang merah ukuran biasa

5 butir kemiri

1/2 sendok makan ketumbar

Seperempat (1/4) sendok makan jintan

seperempat (1/4) sendok makan merica

Satu (1) cm laos

Dua (2) lembar daun salam

Satu (1) batang sereh

Setengah (1/2) sendok makan gula merah

siapkan garam dan ketupat secukupnya
CARA MEMBUAT OPOR AYAM KETUPAT SPESIAL KHAS LEBARAN IDUL FITRI :
  • Siapkan ayam yang sudah dibersihkan untuk di potong potong,

  • Buat santan dari perasan 1 butir kelapa, buat santan kental dan santan cair.

  • Gerus dan haluskan semua bumbu

  • Perlu diperhatikan sereh, daun salam dan laos jangan dihaluskan

  • Siapkan panci berisi air panas lalu masukkan santan cair dalam panci, tambahkan bumbu halus kedalam panci aduk rata sampai mendidih.

  • Jika sudah mendidih masukan daging ayam aduk sebentar lalu tuang santan kental, tunggu sampai masak

  • Opor ayam enak siap disajikan dengan ketupat lebaran. Boleh ditambahkan kerupuk

KETUPAT LEBARAN
Selanjutnya jika Ketupat Lebaran atau Lontong milik anda ingin lain daripada yang lain, bisa memakai Aromatic Rice yang tersedia dalam dua pilihan rasa Jambu Merah dan Rasa Jeruk, so Pasti di wilayah Komplek anda, satu RT, satu RW atau mungkin se-Kecamatan masakan Nasi Ketupat milik anda paling berbeda wangi dan rasanya.
Tidak peduli Sayur Tahu, Sayur Waluh, Ayam Goreng, Kerupuk dan jenis makanan apa yang menemaninya jika anda memakai beras yang tidak kebanyakan orang pakai ini bisa menjadi pembeda dari hidangan makanan dan masakan anda di Hari Raya yang spesial dan different dibanding tetangga serta handai taulan yang lain.
Selamat mencoba membuat ketupat lebaran dengan Beras Pandan Wangi baik Putih atau Merah produk seribusatu garut, atau jika Ibu-ibu cantik nan segar punya keberanian lebih untuk ber-inovasi, cobalah Beras Beraroma alias Aromatic Rice yang juga bisa dibeli di Toko Online Nasi Liwet Instan ini.




 sumber : http://www.nasiliwetinstan.net/blog/resep-masakan-sayur-ketupat-lebaran-dan-lontong
Baca Selengkapnya....!!

Sabtu, 28 Juli 2012

Bangga Nih, Tempe Indonesia Setara Keju Prancis



Ada yang menarik dari tempe sebagai makanan primadona di Indonesia. Seorang ahli tempe asal Inggris Jonathan Agranoff mengungkapkan, kualitas kedelai lokal Indonesia yang lebih baik dari impor dibarengi dengan keterampilan masyarakat dalam teknologi proses fermentasi tempe, serupa dengan proses teknologi pembuatan keju oleh orang Prancis.



“Tempe adalah makanan yang unik sekali. Proses pembuatannya dengan berbagai bakteri dan proses fermentasi ini seperti teknologi pembuatan beragam jenis keju Prancis,” kata Jonathan dalam diskusi soal tempe di Jakarta, Sabtu (28/7).



Selama ini, kata dia, yang menguasai teknologi dan proses keterampilan fermentasi tempe adalah masyarakat di Jawa. “Indonesia punya teknologi ini. Ini harus dipatenkan. Sudah parah sekali kalau tempe Indonesia diambil negara lain,” kata Jonathan.



Dia menegaskan, pandangan sejumlah kalangan dan masyarakat yang menyebutkan bahwa kualitas kedelai impor lebih baik dari kedelai lokal Indonesia sesungguhnya keliru.



“Justru sebaliknya, kedelai lokal Indonesia lebih baik dari impor. Balai Penelitian di Malang menyebutkan bahwa Indonesia punya 15 jenis varietas kedelai yang lebih bagus dari impor. Kedelai Indonesia jauh lebih enak,” ujar Jonathan.



Sumber: http://unic29.com/3813/tempe-indonesia-setara-keju-prancis


Baca Selengkapnya....!!

Sabtu, 21 Juli 2012

Berbagai Macam Menu Takjil dengan Nama yang Unik



Indonesia punya beragam makanan yang cocok penganan saat berbuka puasa. Biasanya makanan dan minuman ini terasa manis — sebagai penyegar dahaga dan lapar yang sudah seharian ditahan.


Perkaya wawasan menu takjil Anda dengan menu Nusantara berikut ini:


Kolak biji salak.


Kolak biji salak tidak terbuat dari biji salak sungguhan (yang keras itu). Ini hanya sekadar nama, mengingat kolak ini memang tampak seperti biji salak. Nyatanya, yang nampak seperti biji salak tersebut adalah adonan tepung plus ubi jalar. Disajikan dengan santan kelapa, kolak biji salak tak perlu digerus, melainkan akan lumer sendiri di mulut.



Jejongkong


Jejongkong adalah menu takjil khas Lampung. Ini adalah salah satu varian pengembangan dari menu kolak. Yang bikin beda, isinya. Jejongkong berisi adonan tepung beras, tepung ketan, dan tepung kanji yang diberi warna dan perasa dari daun pandan. Nama jejongkong ini sendiri merupakan pengembangan dari bahasa lain dari daun pandan, yakni "jongkong".

Colenak "eksklusif" di Heritage, Bandung. (Inilah)

Colenak

Jajanan satu ini, namanya seakan dicomot saja dari cara makannya — dicocol, enak. Dan memang begitulah cara makan jajanan colenak ini. Tape bakar disajikan dengan saus manis sebagai cocolan. Colenak dapat dibeli di daerah Bandung dan sekitarnya.



Es goyobod


Produk Kota Garut ini memiliki rasa yang sama uniknya dengan namanya. Unik karena, es ini berisi adonan hunkue (semacam tepung kanji) yang memberikan sensasi kenyal unik ketika dinikmati. Selain berisi hunkue, es goyobod ini juga mengandung isian yang hampir sama dengan es campur.



Degan bakar sulfat


Degan segar yang biasanya langsung dinikmati, dibakar terlebih dahulu. Pembakarannya pun harus sampai benar-benar mendidih selama tiga sampai empat jam. Setelah selesai proses pembakaran, degan ini baru bisa dinikmati setelah kulitnya dibersihkan dari sisa pembakaran.



Hasil dari proses pembakaran tadi akan menghasilkan cita rasa yang berbeda. Daging kelapa mudanya akan terasa lebih manis. Mengapa ada label "Sulfat"? Karena degan bakar sulfat memang dijual di daerah Sulfat, Malang.



Kolak ayam


Kalau biasanya kolak berisi pisang, ubi atau ketela, maka warga Gresik punya varian isi kolak yang sangat berbeda. Warga Gumeno, Gresik mencampurkan ayam dan irisan daun bawang sebagai isian di kuah manis kolak. Tak hanya unik tampilan dan rasanya, proses masaknya pun juga merupakan ritual tersendiri di kawasan tersebut. Hal ini karena, kolak ayam ini merupakan salah satu tradisi yang diturunkan oleh Sunan Giri.




Bubur lemu


"Lemu" dalam bahasa Jawa berarti gemuk atau gendut. Sebuah nama yang unik untuk bubur tepung beras berkuah saus gula merah dan santan. Kemungkinan, predikat "lemu" tadi diberikan karena secara tampilan, tepung beras tadi tampak seperti gelambir perut yang gendut.



Martabak pizza kurma


Seakan masih kurang puas dengan martabak yang porsi dan isiannya yang beragam, di Bandung ada menu martabak yang cukup "wah". Hampir sama dengan martabak pada umumnya, hanya saja ditambahkan bahan-bahan pelengkap seperti kurma dan kacang Arab. Label "pizza" ditambahkan karena martabak ini disajikan dalam bentuk yang menyerupai pizza.



Bubur kampiun


Bubur khas Minang ini istimewa, karena merupakan campuran kolak pisang, bubur candil, bubur sumsum dan ketan hitam. Mungkin itu juga menjelaskan kenapa nama bubur ini "kampiun" (pemenang) — karena memang isinya sedemikian istimewa.



Es palu butung


Ini adalah salaah satu minuman khas Makasar yang cukup populer. Berisi pisang dan bubur putih plus sirup merah dan susu, es ini akan cukup mengisi perut yang kosong seharian.



Jemunak


Nama jemunak ini artinya cukup unik, karena jemunak sejatinya adalah singkatan dari ngajeng-ngajeng nemu kepenak (ketemu yang enak di permulaan). Makanan asal Magelang ini berisi olahan beras ketan dan ketela pohon yang ditaburi kincau dan parutan kelapa.





 disunting dari : kaskus-forum.blogspot.com









Baca Selengkapnya....!!