Tampilkan postingan dengan label Relationship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Relationship. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2012

Berbagai Tanda dan Gejala Telah Salah Pilih Pacar



Setelah jadian, langsung deh lupa segalanya. Duh.. jangan gitu, ah! Bahagia sih boleh karena sekarang dia udah jadi private property, tapi jangan lantas terlena dong! Kalo begini terus bisa-bisa kita jadi makhluk asing alias alien di antara teman, keluarga bahkan diri sendiri. Punya pacar nggak harus kehilangan jati diri, kan? Memang sih sulit berpikir rasional kalo otak udah berkabut cinta. Jadi, kalo pengen pacaran, liat-liat dulu sinyal 'ketidakberesan' di bawah ini. Jangan sampai kita salah pilih pacar, lho, girls!



hornyberat.blogspot.com - 6 Tanda Bahwa Kamu Telah Salah Pilih Pacar





Semua juga tau kalo cinta itu musti berkorban. Bukan hanya materi lho, tapi juga waktu dan perasaan. Hanya saja yang jadi persoalan di sini adalah setelah diperhatikan, kayaknya lebih banyak kita deh yang berkorban daripada dia. Eits… tunggu dulu, bukan berarti dalam hal ini kita itung-itungan lho. Tapi kok rasanya nggak fair aja! Hubungan ini kan untuk berdua, setidaknya harus ada rasa 'saling', gitu lho girls.



1. Teman mulai menjauh

Sebelum jadian, kita masih sering jalan bareng teman-teman se-gank. Tapi setelah punya pacar, tiba-tiba satu persatu teman kita mulai menjauh. Atau tiba-tiba dicemberuti adik karena melupakan ultahnya. Parahnya, kita nggak keberatan menerima semua itu, asal dia selalu ada di samping kita. Dengan alasan ingin saling mengenalnya lebih jauh, kita rela memutuskan untuk

menghabiskan waktu lebih banyak bareng dia. Hmm…kalo mulai mengalami hal kayak gini, tandanya kita harus mengevaluasi diri. Masa iya sih demi pacar, melupakan orang-orang terdekat.



2. Sahabat enggan membicarakannya

Tanda-tanda ini bisa diliat pas kita lagi curhat tentang dia ke temen. Seolaholah mereka nggak betah tiap kali kita sebut nama si dia. Jangankan curhat, sekedar menyinggungnya aja mereka ogah kasih tanggapan, paling hanya kata-kata, 'Oh… Ehm, oh gitu…











3. Hubungan panas dingin

Awalnya sih hubungan kalian fun-fun aja. Tapi makin kesini kok dia makin berubah cuek yah? Kita pun pasti bertanya-tanya dalam hati, "Aku salah apa yah? Kenapa dia berubah?" dan sebagainya. Girls, jangan menyalahkan diri sendiri. Bisa jadi itu karena si dia belum pengen menjalin hubungan serius. Makanya, saat kita terlihat serius, dia jadi merasa nggak enak hati. Jadi nggak usah heran kalo sikapnya berubah jadi dingin. Tipe cowok ini, kayaknya cocok untuk having fun aja deh!



4. Bak burung dalam sangkar

Dulu, kita tuh dikenal sebagai cewek yang super aktif, independen, dan selalu semangat. Tapi setelah punya pacar, tiba-tiba berubah jadi orang yang tergantung dan tunduk banget ke dia. Mau kemana-mana harus sama dia. Jarang bersosialisasi dan semua teman pun, harus dia seleksi terlebih dulu. Ibaratnya kita tuh bak hidup dalam sangkar. Semua serba diawasi. Dikit aja berbuat salah, dia langsung menginterogasi kayak polisi. Aduh girls… masa' sih nggak capek punya pacar pengekang kayak gini?



5. Berat badan turun

Ada dua kemungkinan yang terjadi dalam kasus ini. Pertama, sengaja diet mati-matian demi memenuhi kriteria cewek idealnya. Kedua, sering makan hati karena sikap dan tingkah lakunya yang semena-mena. Nah, sekarang coba deh dipikir-pikir kira-kira kita termasuk yang mana? Girls, kalo dia cinta, pasti bakal menerima kita apa adanya dan mau merubah semua sifat buruknya itu. Bener, nggak? Tapi kalo emang pengen menurunkan BB tanpa diet, kayaknya cowok ini pas banget! Hehehe…



hornyberat.blogspot.com - 6 Tanda Bahwa Kamu Telah Salah Pilih Pacar







6. Nggak pede

Setiap kali abis ketemu dia, rasanya kita selalu aja menyalahkan diri sendiri, mulai dari salah pilih baju sampai kata-kata, seperti "Aduh, kayaknya tadi dia nggak suka deh sama bajuku atau jangan-jangan aku tadi nyinggung perasaannya?" Plis girls, stop mencari-cari kesalahan sendiri! Bukankah keberadaan pacar itu justru menjadikan kita lebig pede dan tambah happy? kok ini kebalikannya sih


 
Sumber: zamrudhijau.blogspot.com
 
 
 


Baca Selengkapnya....!!

Rabu, 15 Agustus 2012

8 Tanda si Dia Hanya Ingin Berteman Saja

Untuk Anda yang dalam kondisi bingung karena dekat dengan seorang pria dan tak yakin apakah dia memang menaruh hati atau sekedar ingin berteman semata, baca artikel ini sampai habis.


Artikel-artikel sebelumnya lebih banyak membahas tanda-tanda pria yang jatuh cinta pada Anda. Kali ini, Anda harus tahu tanda-tanda bahwa dia memang baik, tetapi tidak jatuh hati pada Anda.


1. Dia Tidak Ada di Dekat Anda
Sinyal terbesar saat seorang pria jatuh hati adalah berada di dekat wanita yang dia incar. Percayalah, cara yang dilakukan mereka APA SAJA untuk menarik perhatian Anda. Entah dengan cara manis atau cara yang sangat menyebalkan (hingga Anda marah). Apapun dilakukan agar Anda menyadari kehadirannya.
Mungkin Anda tak menyadarinya di awal karena dia akan terus mengganggu Anda sampai Anda sadar. Jika Anda tidak menemukan 'gangguan' itu, berarti dia tidak menyukai Anda.


2. Dia Merayu Anda.. Dan Merayu Yang Lain
Hal ini membuat banyak wanita bingung. Dia sering mengganggu dan merayu Anda dengan berbagai cara, bahkan memberi panggilan manis pada Anda. Tetapi dia juga melakukannya hal yang sama pada wanita lain. Maka ini adalah tanda dia tidak sedang mengincar hati Anda. Bisa jadi dia memang iseng atau penganut paham: Jaring sebanyak-banyaknya, lalu pilih yang paling oke.


3. Membicarakan Wanita Lain
Jika Anda menemukannya sering membicarakan gadis lain atau mantan kekasihnya dengan nyaman di depan Anda, itu adalah sinyal bahwa dia menganggap Anda adalah teman bicara yang baik, bukan sebagai kekasih.


4. Tidak Tertarik Ngobrol Dengan Anda
Jika saat ngobrol berdua dia tidak menunjukkan minatnya atau terlihat bosan, maka dia memang tidak jatuh cinta dengan Anda.
5. Bahasa Tubuhnya Tetap Sama
Pria yang sedang jatuh cinta akan menunjukkan bahasa tubuh yang berbeda. Dia akan lebih sering melakukan kontak mata, dia akan mengambil posisi di dekat Anda, bahkan mungkin dia dengan sendirinya menggandeng tangan Anda. Jika tidak ada perubahan bahasa tubuh itu, Anda tahu jawabannya.


6. Nada Suaranya Tidak Berubah
Pria yang sedang jatuh cinta secara tidak sadar akan menurunkan nada suaranya ketika berbicara dengan wanita yang berhasil merebut hatinya. Intonasi yang lebih lembut dan teratur menjadi satu ciri pria yang sedang jatuh cinta. Coba dengarkan dengan baik, jika nada suaranya kepada Anda sama dengan saat dia berbicara dengan orang lain, maka dia tidak sedang jatuh cinta dengan Anda.


7. Selalu Sibuk, Mudah Membatalkan Janji
Pria akan senang meluangkan waktu untuk wanita yang dia sukai, apalagi dalam masa PDKT. Jika dia sering membatalkan janji dengan Anda, maka itu adalah sinyal bahwa dia tidak menganggap Anda lebih penting dari hal yang membuatnya membatalkan janji. Pengecualian jika dia membatalkan janji karena pekerjaan atau kunci tiba-tiba kendaraannya hilang. Coba perhatikan, apakah dia merencanakan membayar janji yang tidak terlaksana. Jika tidak, dia tidak sedang PDKT dengan Anda.


8. Dia Adalah Pria Baik dan Ramah
Pria yang baik dan ramah adalah pria paling membingungkan di dunia. Seorang wanita akan sulit mendapatkan tanda-tanda pria yang jatuh cinta padanya jika sang pria memang baik dan ramah pada semua orang. Kuncinya, jangan dulu terlalu berharap. Baca kembali poin 1 hingga 7. Jika Anda menemukan poin-poin itu padanya.. he's just not that into you.
(vem/yel)



 sumber : www.vemale.com



Baca Selengkapnya....!!

Senin, 13 Agustus 2012

Mana yang Lebih Baik ya, Single Ataukah Berpasangan?

Banyak wanita yang berhasil dibuat galau jika tengah berbicara mengenai status. Tak hanya bagi wanita single, berpasangan pun juga bisa membuat galau. 


Seperti dilansir dari EzineArticles, setiap status memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung bagaimana seseorang memutuskan mana yang baik baginya.


Pro single
Menjadi single banyak memiliki kebebasan yang dapat membuat hati senang. Tak terikat aneka aturan membuat wanita single menjadi mandiri. Selain itu, single dapat membuat seorang wanita menjadi lebih aktif dalam segala aktivitas.
Mendapatkan acara yang mendadak, sebagai single tidak akan pernah repot untuk berbenah. Ia akan cepat datang seorang diri tanpa harus menunggu pasangannya bisa menemani atau tidak.


Kontra single
Saat single, perasaan kesepian hanya bisa diatasi sendiri. Terlebih jika tak memiliki banyak teman, perasaan kesepian pun sulit untuk dihilangkan.


Pro berpasangan
Banyak manfaat yang didapatkan ketika memutuskan untuk berpasangan. Selain hari-hari menjadi lebih bahagia, berpasangan juga membantu wanita untuk mendapatkan mitra saat melakukan perjalanan kemanapun. Selain itu, dengan berpasangan, wanita dapat melewati masa-masa sulit dengan lebih mudah karena dibantu oleh pasangannya.


Kontra berpasangan
Berpasangan rentan sekali dengan satu hubungan penuh dengan kebohongan dan ketidakjujuran. Jika Anda melakukannya, bukannya mendapat kesenangan, tetapi justru akan memutuskan hubungan. Tak jarang, berpasangan membuat seseorang menjadi ceroboh sehingga menimbulkan berbagai ketegangan.
Bagaimanapun, menjadi single atau berpasangan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung bagaimana Anda memilihnya.
(vem/tik)
 
 sumber : vemale.com
 
 
Baca Selengkapnya....!!

Minggu, 12 Agustus 2012

Mengembalikan Kepercayaan Diri Setelah Diputuskan Sang Kekasih

Mungkin Anda sudah membangun mimpi-mimpi tentang kehidupan asmara yang lebih serius dengannya, namun tiba-tiba si dia berubah dan memutuskan hubungan asmara. Ya, putus cinta merupakan tragedi hidup yang bisa membuat Anda sangat sedih dan merana.


Apalagi yang memutuskan hubungan adalah si pria, tentu kejadian tersebut bisa sangat melukai hati Anda. Diputuskan oleh pria, bisa membuat wanita menjadi tidak percaya diri setelahnya. Hal itu karena si wanita merasa tidak layak dan tidak diinginkan lagi. Untuk mengembalikan rasa percaya diri itu lagi, simak tipsnya berikut ini. 

1. Hindari Kritik
Mendengar kritikan dari orang lain bisa membuat Anda semakin terpuruk pasca putus cinta. Jadi, sebaiknya jauhi sementara orang-orang yang kerap mengeritik orang lain. 

2. Cerita Kepada Orang Terdekat
Menceritakan masalah Anda kepada orang-orang terdekat yang telah dipercaya dapat membantu Anda bersemangat lagi. Anda akan mendapatkan dukungan dan solusi hidup yang berguna. 

3. Penampilan Baru
Mengubah penampilan bisa menjadi salah satu trik agar kepercayaan diri meningkat lagi. Ubahlah gaya rambut Anda, belilah beberapa baju baru dan datanglah ke spa untuk melakukan scrub dan relaksasi. Dengan begitu Anda seperti `lahir` kembali dengan perubahan kecil tersebut. 

4. Jangan Mengasihani Diri Sendiri
Sedih sudah pasti akan dirasakan, namun jangan mengasihani diri sendiri. Anda malah akan semakin tidak percaya diri dan sulit melanjutkan hidup jika memanjakan perasaan sedih dan merana.

5. Hindari Nonton Film Drama Sedih & Mendengarkan Lagu Melankolis
Menonton film dan mendengarkan lagi melankolis hanya akan membuat Anda semakin merana. Anda pun akan menyamakan diri Anda dengan si tokoh film atau si penyanyi tersebut, padahal kisah cinta Anda tidak seberlebihan dan tidak semenyedihkan itu, namun Anda menjadi terbawa suasana. Parahnya, Anda akan semakin tidak percaya diri.




 sumber


Baca Selengkapnya....!!

Mau Tau Gimana Caranya Membuat Pasangan Berkomitmen?

Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Sama halnya dengan menunggu si dia untuk melamar Anda. Berbeda dengan wanita yang kebanyakan ingin cepat-cepat menikah, pria biasanya menunda untuk melangkah kejenjang pernikahan.

Perubahan status yang akan mempengaruhi keseluruhan hidupnya dan tidak adanya lagi comfort zone yang sama seperti dulu membuat pria menghindar dari komitmen jangka panjang. Dan peningkatan jumlah perceraian saat ini secara tidak langsung mempengaruhi pola pikir tentang pernikahan.

Mungkin banyak dari pria melihat bahwa pernikahan tidak akan berhasil menyatukan pasangan untuk selamanya. Namun dengan sikap-sikap Anda berikut ini dapat meyakinkannya untuk mau berkomitmen dengan Anda.

Menjadi Diri Sendiri
Kesalahan yang paling sering dilakukan para wanita adalah mengubah kepribadian untuk membuat pasangan mereka nyaman. Namun perlu diketahui bahwa pasangan menyukai Anda seperti yang dia ketahui pertama kali. Jika kekasih melihat perubahaan dalam diri Anda tentu akan menimbulkan pertanyaan yang membuatnya akan berhati-hati berkomitmen dengan Anda. Dia ingin menikahi Anda yang sama dengan yang dia kenal pertama kali.

Mandiri
Wanita yang lemah dan terlalu bergantung bisa membuat pria ragu untuk memutuskan menikahi wanita tersebut. Para pria pasti akan merasa lelah dan bosan menghadapi wanita yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. J

Menunjukkan Sisi Peduli Anda
Tidak hanya memerpertahankan pendapat saja, namun Anda pun harus memperlihatkan sisi kepedulian dalam diri. Ada teori yang menyebutkan bahwa banyak pria yang mencari wanita yang bisa merawat mereka. Bukan berarti hal itu membuat Anda benar-benar tunduk kepada si pria, tetapi buatlah dia mengerti bahwa Anda akan ada disampingnya ketika dia membutuhkan.

Menerima Apa Adanya
Ketakutan lain yang menghantui pria adalah Anda hanya akan memanfaatkannya saja sebagai alat mencapai tujuan. Buktikan kepadanya bahwa Anda benar-benar mencintai dia apa adanya. Dengan demikian dia akan yakin bahwa Anda memilih dia karena dirinya, sehingga dia akan lebih terbuka kepada Anda.

Menjaga Penampilan
Kesalahan wanita adalah berpenampilan cuek setelah berpacaran cukup lama. Padahal penampilan dan kebersihan tetap perlu dijaga. Kecantikan dan penampilan Anda menjadi nilai tambah baginya.




 sumber




Baca Selengkapnya....!!

Cowok Seperti Inilah yang Paling Dicintai Wanita

Wanita memang makluk yang lemak dan perlu perlindungan dari seorang pria. Oleh karena itu, ada beberapa sosok pria yang diinginkan wanita untuk bisa melindungi mereka. Berikut ini beberapa tipe pria yang dibutuhkan wanita, seperti dilansir Times of India.



Mr charmer
Pria ini merupakan tipe yang baik di mata wanita. Mereka dapat menjadi teman bagi Anda dan akan merasa bahagia, meski terjadi banyak hal dalam kehidupan Anda. Bagian terbaik dari sosok pria ini yaitu mengenai pergaulannya yang dapat memberikan energi positif untuk Anda.
Mr frankness
Kebanyakan wanita ingin kejujuran satu sama lain, mereka tidak ingin adanya perkelahian dalam sebuah hubungan. Tapi pria dapat sering lolos dari sebuah kebohongan yang mereka buat dan meninggalkannya tanpa membuat wanita merasa tersinggung. Kebanyakan wanita menggali otak pria untuk mengetahui apa yang diinginkan, oleh karena itu wanita lebih mencari pria yang bersikap terbuka, tanpa ada kebohongan. Wanita lebih menyukai kejujuran daripada kebohongan, sehingga mereka merasa dikhianati.



Mr geeky
Tidak semua wanita menyukai pria yang tampan ataupun trendi. Tapi, tipe pria culun dapat menarik perhatian mereka dengan kepintaran yang dimilikinya. Meski dalam berkomunikasi sering kali canggung, namun dia mempunyai kelebihan khusus di bidang yang digemarinya.



Mr platonis guy
Pria dapat membangun sebuah pertemanan yang hebat. Jika tidak ada agenda tersembunyi, seorang pria dan wanita dapat berbagi hubungan yang kuat dan otentik. Wanita menginginkan sosok pria seperti ini karena bisa membawanya menjadi pribadi yang lembut.



Mr adventure
Dengan dia, Anda tidak akan pernah bosan. Pria ini akan mendorong Anda keluar dari zona kenyamanan dan menunjukkan kesempatan untuk berani melakukan hal yang di luar kebiasaan. Wanita membutuhkan sosok seperti ini untuk membangun adrenalin agar dirinya berkembang.

(tty)
Sumbe r: lifestyle.okezone.com
Baca Selengkapnya....!!

Jumat, 10 Agustus 2012

Moment Pernikahan Cinta Sejati di Dalam Rumah Sakit

Jamie Amos merasa sangat sedih saat dokter mengatakan ada tumor sebesar bola golf di otaknya. Namun kesedihan itu buru-buru dihapusnya dengan kebahagiaan. Jamie dinikahi kekasihnya, Jonathan Tafoya, dua hari sebelum menjalani operasi otak.


Pernikahan tersebut digelar Senin (30/7/2012) lalu di Providence St. Vincent Medical Center, Oregon. Rabu (1/8/2012), Jamie menjalani operasi untuk mengeluarkan tumor yang ada di otaknya. 


"Aku ingin masuk ke dalam ruang operasi dan keluar untuk bertemu suamiku. Dia bisa jadi kekuatanku," katanya pada Oregon Live, dikutip Huffington Post.


Keinginannya untuk menikah di rumah sakit itu kemudian disampaikan Jamie pada seorang suster. Setelah itu berita cepat menyebar. Undangan pun dikirim melalui pesan teks dan Facebook.


Ketika kabar sudah menyebar, bantuan untuk Jamie dan Jonathan mengalir. Seorang staf rumah sakit menawarkan untuk memberikan veil, seorang lainnya bersedia menjadi pemain harpa, dan seorang lagi mau mendadani Jamie.


Bukan hanya pihak rumah sakit saja yang sigap memberikan bantuan. Toko bunga juga bersedia membuatkan dekorasi meski mendadak. Beberapa jam sebelum pernikahan, sebuah butik gaun bersedia meminjamkan salah satu koleksinya untuk Jamie.


Di tengah persiapan pernikahan tersebut, Jamie tetap harus menerima kabar dari dokter soal proses operasi yang harus dijalaninya. Menurut dokter, operasi akan berjalan selama 5-6 jam. Setelah itu perawatan intensif harus dijalaninya selama berhari-hari atau bahkan lebih. Untuk rehabilitasi juga dibutuhkan waktu berbulan-bulan. Dokter pun masih harus menentukan tipe kanker apa yang sudah menyerang paru-paru Jamie tersebut dan bagaimana pengobatan terbaiknya.


Terlepas dari kabar tersebut, Jamie dan Jonathan tetap antusias dengan rencana pernikahan mereka. "Aku tahu aku selalu bisa bersamanya dan dia akan selalu bersamaku," kata Jamie. "Bahwa kami akan tua bersama. Hanya itu yang aku inginkan," tambah Jonathan.


Hari bahagia itu kemudian datang. Jamie mengganti baju rumah sakitnya dengan gaun strapless berwarna putih. Tiara dan veil menghiasi kepalanya. Dia duduk di kursi roda yang sebelumnya sudah diberi berbagai hiasan oleh perawat. Jonathan pun kemudian mendorong kursi roda itu ke salah satu ruangan di rumah sakit tersebut. Di sana keluarga, teman dan staf rumah sakit sudah berkumpul untuk melihat pernikahan mereka.


Tepat pukul 17.30, lagu yang mengiringi pengantin berjalan ke altar mengalun. Jamie dan Jonathan kemudian saling mengucap janji pernikahan mereka. Bersumpah untuk selalu ada dalam suka-duka, sehat maupun sakit selamanya.


sumber: wolipop




Baca Selengkapnya....!!

Kamis, 09 Agustus 2012

5 Pelajaran Penting Dari Masa Lalu

Vemale.com, Memiliki hubungan yang kandas bagi sebagian orang masih membuat trauma. Tak jarang, mereka membutuhkan banyak waktu untuk menyembuhkan luka. Seperti dilansir dari All Women Stalk (30/7), terdapat 5 pelajaran yang dapat digunakan untuk introspeksi sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan kembali.


1. Komunikasi
Banyak pasangan yang menyebutkan bahwa penyebab utama kandasnya hubungan adalah komunikasi. Jika memang demikian, tentu hal tersebut sudah cukup menjadi pelajaran sebelum memulai hubungan berikutnya, bukan? Perbaiki komunikasi dengan banyak orang, terlebih pada lawan jenis. Ingat, komunikasi yang buruk akan memberikan kesan yang tak baik bagi pribadi Anda.


2. Menghormati orang
Barangkali dalam hubungan yang lalu Anda kurang menghormati pasangan. Sekarang, terapkan langkah untuk belajar menghormati orang lain. Yang perlu diingat, jika ingin dihormati, maka hormatilah orang lain terlebih dahulu.


3. Belajar merelakan
Ini adalah bagian tersulit bagi seseorang, merelakan yang dikasihi untuk pergi. Namun, jangan salah, dengan belajar merelakan sesuatu hal untuk pergi, sama halnya dengan membiasakan hati untuk kebal dan tahan terhadap kehilangan.


4. Jangan memaksa
Kebiasaan seorang wanita adalah memaksa pasangan untuk melakukan perubahan. Padahal, hal ini sangat tidak disukai oleh pria. Ia memiliki kebebasan sendiri dan Anda harus menghormatinya. Jika ingin berubah, ia tahu saat yang tepat untuk melakukannya.


5. Usaha bersama


Bagaimanapun, hubungan antara dua manusia seharusnya menjadi tanggung  jawab bersama pula. Jangan sampai salah satu dari Anda memperjuangkan sendiri karena hal tersebut tentu sangat memberatkan.
(vem/tik)




 sumber : vemale.com


Baca Selengkapnya....!!

Cewek Lebih Sulit Move On Daripada Cowok Ya?





Ketika jalinan asmara putus, siapa yang lebih sulit move-on, pria atau wanita? Jawabannya tentu tergantung dari kepribadian dan sifat masing-masing orang. Namun jika melihat kecenderungan, wanita umumnya mengalami masa transisi yang lebih lama pasca putus cinta dibandingkan pria.



Perceraian Ashton Kutcher dan Demi Moore salah satu contohnya. Di saat Demi masih berusaha keras untuk keluar dari keterpurukan hingga harus masuk rehabilitasi, Ashton dikabarkan sudah kencan dengan beberapa wanita termasuk lawan mainnya dalam 'That 70's Show', Mila Kunis.



Begitu juga dengan Katy Perry dan Russell Brand, baru beberapa minggu setelah mengajukan gugatan cerai, komedian dan aktor Inggris ini dilaporkan sudah berkencan bahkan kepergok mencium wanita lain. Kabar itu pun membuat Katy kesal karena mantan suaminya itu move-on begitu cepat.


Melihat dua kasus di atas, benarkah pria lebih cepat move-on setelah putus cinta ketimbang wanita? Konselor percintaan Dr. Rajan Bhonsle menjawab, hal itu bisa jadi benar dengan alasan wanita merupakan makhluk yang emosional.



"Bagi kebanyakan wanita, jatuh cinta adalah proses yang perlahan dan bertahap. Ketertarikan wanita kepada pria terbentuk dalam waktu yang lama seiring dia mulai mencintai, mengenali dan memahami lawan jenisnya. Dia memupuk perasaan cintanya, itulah sebabnya kegagalan percintaan atau perselingkuhan lebih menyakitkan bagi wanita," urai Dr. Raja



Pendapat yang sedikit berbeda diungkapkan psikoterapis Dr. Reema Shah yang menyatakan bahwa urusan perasaan tidak bisa digeneralisasikan. Dr. Reema berargumen, perbedaan cara pria dan wanita dalam mengatasi masalah percintaan bukan karena gender, tapi lebih kepada kondisi sosial.



"Wanita bersikap demonstratif karena ada semacam persetujuan sosial yang 'membolehkan' mereka lebih terbuka secara emosional. Karena ekspresinya terlihat, orang jadi berpikir kalau wanita lebih sulit melupakan sakit hati," ujarnya.


Sebaliknya, pria tidak bisa terlalu mengumbar kegagalan cintanya ke publik seperti yang bisa dilakukan wanita (takut dilabeli cengeng, kewanitaan atau tidak macho). Akhirnya pria memilih untuk melanjutkan rutinitas yang membuat mereka terlihat lebih kuat dan tidak terluka terlalu dalam. Padahal, belum tentu kenyataannya seperti yang terlihat di luar.



"Otak pria memiliki kemampuan untuk memisahkan data lebih baik dari otak wanita, itu juga membantu. Artinya, mereka bisa lebih cepat kembali ke keseharian seperti biasa meskipun mungkin masih terbayang sosok mantan kekasihnya," kata Reema.



Kesimpulannya, wanita memang terlihat lebih sulit move-on dibandingkan pria. Namun apa yang terlihat dari luar belum tentu kenyataan yang sebenarnya. Pria bisa saja lebih cepat bersenang-senang dengan teman hang-out atau larut dalam kesibukan kantor. Sementara wanita masih saja berdiam diri di kamar sambil menangisi kandasnya jalinan asmara, atau curhat sana-sini. Namun sekali lagi, hal ini tidak terlalu berkaitan dengan gender melainkan kondisi sosial yang membentuk karakter mereka.


Baca Selengkapnya....!!

Rabu, 08 Agustus 2012

3 Alasan Bodoh Untuk Tetap Mempertahankan Hubungan

Sudah tahu kalau memang tidak cocok, mengapa hubungan harus dipertahankan?
Sebuah pertanyaan yang mungkin akan bikin galau, karena sampai sekarang sebenarnya belum juga menemukan jawabannya. Namun, coba deh baca artikel ini lebih lanjut. Sebenarnya, tiga alasan (bodoh) inilah yang membuat Anda mempertahankan hubungan (yang tak layak dipertahankan).


Rasa takut kesepian
Manusia adalah makhluk sosial. Untuk itulah terkadang merasa tak nyaman bila sendiri dan kesepian. Ia butuh teman berbicara, berdiskusi, berbagi. Kegiatan tersebut tak hanya bisa dilakukan dengan keluarga dan sahabat saja, untuk beberapa hal yang pribadi, seseorang butuh orang terdekat yang dicintainya.
Dan rasa takut kesepian dan sendirian inilah yang mendorong seseorang takut berada dalam status single. 'Bagaimana kalau nanti ada masalah, siapa yang aku ajak bicara?', 'Bagaimana kalau begini...', 'Bagaimana kalau begitu...' banyak kekhawatiran yang sebenarnya belum terjadi dan membuat skeptis terlebih dulu.
Sebagai seorang individu memang sih kita tidak pernah ingin sendirian dan kesepian. Tetapi itu juga bukan alasan bertahan dalam hubungan yang sebenarnya sudah tidak membuat Anda nyaman. Padahal esensinya kan hubungan itu harus membuat Anda nyaman, bahagia, dan bisa berbagi.


Takut akan 'omongan orang lain'
Masyarakat saat ini tumbuh dalam berbagai tekanan, salah satunya adalah tekanan sosial. Terutama bagi wanita, tekanan sosial ini terasa sekali, saat usia mendekati 30 dan belum punya pasangan, misalnya. Tak heran jika akhirnya memilih pasangan jadi cenderung asal. Selama ada yang dekat, komitmen kemudian dibuat. Padahal belum tentu ada kecocokan di dalamnya.
Padahal di dalam hubungan itu sangat kompleks. Tak hanya sekedar ketertarikan fisik saja yang dibutuhkan. Tak juga cukup hanya cinta, tetapi komunikasi, saling percaya, saling menghargai dan punya visi yang sama itu WAJIB hukumnya!


Takut tidak 'laku'
Yang namanya percaya diri itu 'barang mahal'. Jarang sekali orang-orang yang diberkahi fisik rupawan namun juga percaya diri. Alhasil saat berada dalam sebuah hubungan yang tidak jelas, jadi takut move on. Takut nantinya setelah status berubah single tidak ada yang naksir lagi.
Ladies, coba cek lagi hubungan Anda saat ini.


Apakah Anda sering merasa jenuh dan tidak nyaman dengan pasangan?
Apakah Anda lebih sering jalan sendiri-sendiri?
Apakah saat membuat keputusan, Anda tak perlu menimang lama dan mendiskusikan dengannya?
Apakah Anda dijuluki sosok yang mandiri dan tak perlu harus selalu tampil ke mana-mana dengan pasangan?
Apakah Anda lebih sering menikmati waktu sendiri tanpa pasangan?


Bila ya, maka inilah saatnya untuk mengakhiri hubungan yang tak seharusnya dipertahankan. Relationship status is not the same as happiness. Begitu juga dengan marriage. Maka, sebelum terlalu jauh melangkah ke area marriage, kejarlah cinta dan kebahagiaan dengan orang yang akan berbagi seumur hidup dengan Anda.




(vem/bee)




 sumber : vemale.com


Baca Selengkapnya....!!

5 Alasan Kenapa Kamu Gak Boleh Lama Galau Karena Masalah Cinta

Jadi ceritanya kamu baru patah hati. Pacar kamu selingkuh sama nenek-nenek yang mana adalah tetangganya. Kemudian kamu ditinggal kawin pula. Sakit hati dong pastinya. Galau dong pastinya. Kamu mulai ngetwit kata-kata galau setiap detik dan mulai me-retweet quotes-quotes dari @damnitstrue. Kita gak bilang kamu gak boleh galau, karena galau itu sesungguhnya sangat wajar dan manusiawi. Yang mau kita bilang adalah kamu gak boleh galau lama-lama. Kenapa? Karena: 


1. Itu Akan Mengganggu Teman-Teman Kamu 
Mungkin gak ada temen yang bakal bilang ini langsung di muka kamu. Mereka adalah temen kamu dan gak mungkin tega untuk ngomong langsung ke kamu. Tapi kalo kamu galau kelamaan, ini udah pasti mengganggu teman-teman kamu. Masalahnya, kamu pasti akan memenuhi timeline mereka dengan twit-twit galau kamu dan tentang bagaimana kamu gak terima kamu dikalahkan sama nenek-nenek. Belum lagi kalo kamu curhat setiap detik via telepon dengan masalah yang itu-itu aja dan biarpun temen kamu udah nyoba ngasih solusi tapi kamu tetep akan curhat masalah yang sama dua jam lagi. Gak akan ada yang ngomong langsung di depan kamu, tapi kemungkinan kamu bakal diomongin di belakang. 


2. Di Satu Titik Itu Akan Membuat Kamu Terlihat Konyol 
Jadi ini adalah bulan ketiga kamu galau. Setiap pagi kamu masih nge-twit “aQ gk aKn lp4in kmUuuh. Aq chayaank kMmmuuuh b9t”. Di titik ini, temen-temen kamu akan mulai mikir, kamu beneran galau gak sih? Atau cuma dibuat-buat supaya dikasihani? Masalahnya, kalo kamu ngetwit hal semacam ini setiap hari, ini akan membuat kamu terlihat konyol dan sepertinya kamu tuh gak sungguh- sungguh. Kayak cuma buat pencitraan gitu. Kalo udah gini maunya galau malah jadi dijauhin temen kan? 


3. Galau Itu Gak Menyelesaikan Masalah 
Kita tahu banyak orang di luar sana yang menikmati masa galaunya. Kayaknya sakit-sakit di perut tuh enak-enak gimana gitu. Ya itu pilihan kamu sih untuk selalu galau. Tapi, kalau keinginan kamu sesungguhnya adalah untuk move on, bertemu orang baru, dan hidup bahagia, maka sesungguhnya galau itu gak akan menyelesaikan masalah. Ada juga bikin kamu jadi gak sehat. 


4. Semua Orang Pernah Berbuat Kesalahan 
Mungkin saat ini kamu masih tidak habis pikir gimana mantan pacar kamu bisa meninggalkan kamu yang masih cantik, seksi, dan semlohai untuk seorang nenek yang teteknya aja slek. Kamu tidak terima dan kami bisa mengerti. Tapi, semua orang pernah berbuat kesalahan. Mulai dari kesalahan yang sederhana sampai kesalahan yang bener-bener merubah hidup. Itu wajar dan manusiawi. Ada yang menyesali kesalahan itu tapi ada juga yang biasa-biasa saja atau mungkin hidup bahagia dari kesalahannya itu. Yang namanya kesalahan itu sudah telanjur terjadi dan udah gak bisa diapa-apain lagi. Kalo kamu adalah korban kesalahan itu, maka satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan adalah terima aja dan coba maafin orang yang berbuat salah sama kamu, biarpun orang itu gak pernah minta maaf sama kamu. Itu akan sangat membantu meringankan beban hidup kamu. 


5. Pada Akhirnya Kamu Akan Menemukan Orang Baru 
Percaya sama kita, pada akhirnya, cepat atau lambat, bisa 1 bulan atau 10 tahun lagi, kamu pasti akan ketemu orang baru. Dan mungkin orang ini yang pada akhirnya akan menyelamatkan kamu. Semua orang pasti ketemu seseorang. Itu cuma masalah pilihan masing-masing apakah kamu mau membuka hati kamu cukup lebar untuk seseorang ini. Masalah kapan kamu akan menemukan orang baru ini gak ada yang tahu. Tapi yang jelas, kamu harus survive dulu supaya kamu bisa ketemu orang baru ini. 


Demikianlah. Semoga membantu kamu melewati kegalauan kamu. Silakan dishare juga ke temen-temen kamu yang galau tiada henti 

Sumber
Baca Selengkapnya....!!

Cara Menghadapi Pasangan yang Suka Cuek

 Banyak wanita yang mengeluh bahwa pasangan mereka (pacar atau suami) sangat cuek. Cuek atau lupa dengan hari ulang tahun Anda mungkin masih bisa dimaafkan, tapi jika dia cuek dengan kehidupan Anda bahkan cuek dengan hubungan asmara yang sedang berlangsung, harus bagaimana?



Dia tidak menanyakan bagaimana kesehatan Anda, dia tidak menanyakan kabar keluarga Anda, dia tidak peduli Anda sedang bersama siapa, dan sikap cuek lainnya yang membuat Anda seolah-olah tidak punya pasangan. Sikap pria yang sangat cuek sebenarnya tidak sehat dalam sebuah hubungan, karena bagaimanapun juga, hubungan asmara membutuhkan komitmen untuk membangun bersama, dipertahankan bersama, tidak bisa hanya dari 1 pihak saja.



Anda tidak boleh diam saja, karena tanggung jawab untuk mempertahankan sebuah hubungan yang sehat tidak hanya ada pada Anda, tetapi juga dia.



Cari Tahu Penyebabnya



Coba periksa kembali apa yang membuat pacar Anda sangat cuek. Pria biasanya memang lebih cuek daripada wanita, tetapi ada batas di mana Anda bisa merasakan bahwa sikap cueknya sudah keterlaluan. Apakah dia sedang sibuk dengan pekerjaannya yang membutuhkan konsentrasi dan perhatian lebih? Apakah dia memang sedang mendiamkan Anda karena ada masalah yang belum selesai? Sebelum Anda menuduh yang tidak-tidak, Anda harus tahu terlebih dahulu apa penyebab sikap cueknya.



Bicarakan



Cara paling efektif untuk meminimalkan sikap cuek pacar adalah membicarakan hal ini dengannya. Dengan membicarakan hal ini, Anda tidak akan terus bertanya dan hampir putus asa dengan hubungan yang sedang terjadi. Sampaikan pendapat dari sudut pandang Anda dengannya. Ingat, pria tidak suka dihakimi. Lakukan pembicaraan ini dengan sikap tenang dan jangan menuduhnya tanpa alasan (misalnya menuduh dia suka wanita lain). Anda boleh mengatakan bahwa sikap cueknya itu membuat Anda tak nyaman dan berpotensi merusak hubungan.



Lihat Perubahan Sikapnya



Tidak mudah untuk mengubah sikap dalam waktu yang cepat, semua butuh proses. Jika setelah pembicaraan dia menunjukkan perubahan, apakah perubahan itu hanya di awal saja atau dia mulai bertanggung jawab untuk menjaga Anda dan hubungan yang sudah berlangsung. Tidak hanya dari perhatian tentang kabar Anda hari ini, tetapi juga apakah dia memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan sikapnya yang kelak akan memimpin kehidupan Anda.



Ambil Keputusan



Jika dia tidak juga menunjukkan perubahan sikapnya dan Anda sudah capek menjaga hubungan ini sendirian, saatnya Anda menentukan sikap. Jika sebelum menikah saja dia sudah sangat cuek, bagaimana jika Anda dan dia sudah menikah. Jika saat ini Anda sudah capek mempertahankan hubungan seorang diri, bayangkan bagaimana capeknya Anda jika sudah menikah dengannya. 



Pikirkan lagi ladies, cinta saja tak cukup untuk membangun hubungan yang sehat. Tanggung jawab dari kedua pihak untuk saling membangun dan menjaga pondasi hubungan harus dipikirkan. Dan tanggung jawab itu harus ditunjukkan dengan saling peduli, bukan cuek.



(vem/yel)


sumber : vemale.com




Baca Selengkapnya....!!

Selasa, 07 Agustus 2012

Cewek Cantik Ternyata Gampang Bikin Cowok Jadi Stress dan Gugup

Wanita Cantik Bikin Pria Jadi Stress dan Gugup

Pria suka dengan wanita cantik, anggapan itu berkembang di kalangan wanita dan masih dipercaya hingga sekarang. Lihat saja berbagai iklan kosmetik yang sering memperlihatkan bahwa pria lebih tertarik dengan wanita-wanita cantik. Tetapi, sebuah penelitian menunjukkan bahwa sesungguhnya para pria mengalami tekanan besar saat menghadapi wanita cantik.

Saat pria berada di dekat wanita cantik, sebenarnya mereka tidak akan langsung tertarik atau jatuh cinta. Para pria justru akan mengalami stres luar biasa ketika berhadapan dengan wanita cantik. Hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan Spanyol ditulis dalam The Psychological Science Magazine  seperti dilansir Genius Beauty.

Wajah Jadi Pucat, Gugup dan Stres Jika Hadapi Wanita Cantik

Penelitian ini melibatkan 100 pria dewasa sebagai relawan. Para pria diminta untuk menyelesaikan puzzle di sebuah ruangan bersama pria tampan dan wanita cantik. Saat para relawan masih menyelesaikan puzzle, pria tampan meninggalkan ruangan tetapi wanita cantik tetap berada di ruangan.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa mayoritas pria langsung mengalami stres. Ketika mereka ditinggal sendirian bersama wanita cantik, wajah pria akan merona, wajah menjadi pucat, bahkan kehilangan kemampuan untuk berbicara. Saat peneliti mengukur hormon para relawan, ternyata hormon kortisol (hormon penyebab stres) meningkat. Kesimpulannya, pria akan mengalami tekanan besar jika ada wanita cantik di dekat mereka.

Sedikit tambahan, pria yang merasa dirinya tak menarik akan lebih stres saat menghadapi wanita cantik, dibandingkan pria tampan yang percaya diri.

Nah, ladies, hati-hati ya, jangan sampai pesona Anda membuat para pria gugup dan stres.
 




Baca Selengkapnya....!!